Thursday, September 21, 2023

Menikmati Bulan Sabit

Bagi bulan
ia lebih memilih dipetik saat tiba malam
ketika telah ranum dan matang
sebab sejatinya ia lebih penyendiri

seperti seorang pelaut
mabuk oleh galaksi dan bintang-bintang yang jauh
terlalu letih dan bosan 
menunggu semalam suntuk
ia mencoba ngumpet di meja makan
sebuah jamuan
daripada berada pada riuh langit

Bersama sepotong dada gemuk angsa panggang
kini ia berhadap-hadapan
angsa yang sama 
yang selalu mengunjunginya di cakrawala
Sialan!
Masih sempat saja pucuk sabit nya 
menggores luka pada langit mulutku
ketika ku kunyah ia

clp, 210923

No comments: