Friday, May 13, 2011

Petir !

Kini kau tak percaya pada nasib buruk
Sebab sepanjang perjalanan kau selalu mengantuk
Dan di dengkur tidurmu kau terus bergumam: Petir ! Petir !
( Dalam cuaca yang kalut, kau basah kuyup )
Namun hujan angin urung menelanjangi tubuhmu yang licin,
yang terlanjur dingin

Lewat gemuruh cuaca, kau belajar membaca kitab - kitab tua
menelaah makna, menelisik sekumpulan mendung
yang membawa serta garam ( serta sisa pepat udara )
Ke atas ranjangmu,
ke dalam riuh dengkurmu

Di gigil dingin itu kau menanti akhir cerita
Sedepa demi sedepa
Bila kau mau, bisa saja kami bawakan kilat terlesat
agar kau cepat sampai disana ?
Tapi berhati - hati lah pada sengat nakalnya
yang kadang susah ditaklukan, namun bermanfaat juga
Supaya kau tak pernah lepas dari ikatan dengan kitab - kitab tua mu
Supaya yang kau sigi dapat berguna,
kelak suatu pagi, di kemudian hari

Di ujung subuh yang basah itu kau menanti akhir cerita bahagia
Sebab kau percaya bahwa nasib buruk itu memang tak ada !

kbm, 130511
.

No comments: